warna cerita

karena ku tak pernah tahu sudah berjalan sampai sejauh mana.. bahkan warna yang kutemu mungkin hanya baru seberapa.. aku menyapa warna merah lembut diujung sana..terlihat seperti warna putri raja, segala kehidupan yang tak pernah diawali dari kesulitan.. hanya sebentar disana..aku mati gaya. seolah hidup tak ada yang mau diperjuangkan.,gerak sedikit langkahkan kaki, bertemu hijau biru dan kuning, punya rasa sendiri..aku berpindah menyusuri jalan sedikit lebih ke dalam, hingga menerobos senja yang berganti kian kelam.. aku hanya melihat hitam..hitam yang katanya merangkul semua warna yang diabaikan, sekiranya seperti itulah kalimat humanis yang pernah kubaca di tag punggung beberapa anak komunitas..tak perlu berdebat apakah kalimat itu benar atau salah, karena sekarang aku mengerti bahwa hitam tak semuanya menakutkan.. sebagian orang memberi symbol kejahatan pada warna hitam, aku pikir itu cukup keterlaluan, salah apa warna hitam hingga warna ini begitu dijauhi dan dijadikan opsi terakhir pemilihan warna.. setelah kutahui, bahwa hitam memiliki sisi elegan yang hanya dimengerti oleh mereka yang elegan dan tidak bagi mereka yang kebanyakan..

jalan yang sama titik singgah yang berbeda, aku bertemu putih..putih juga sudah pernah membumbui rasa di dalam perjalananku.. aku hanya bisa mengatakan bahwa tak ada yang benar-benar putih.. hingga aku sangat menyadari bahwa memang tak ada yang benar-benar putih

terimakasih pada warna..

Iklan

susunan abjad pagi

imagesCAA7LTDA

pagi dan wangi tanah basah.. apakabar pagi ini?  menghirup udara pagi dari ranjang pesakitan tak mengurangi makna pagi.. udara yang diantarkan angin berpacu menuju pintu-pintu dan jendela yang terbuka lebar.. jejak kaki sisa perjalanan menyusuri lorong waktu untuk sampai di hari ini juga sudah disapu angin..sayangnya tak ada secangkir moccacino di cangkir putih bertadah..hanya sebotol kaleng bear brand hambar terhidang dengan dua potong roti bercheddar..

dinding begitu sempit, menatap langit-langit saja tak cukup melambungkan imajinasi menembus batas langit sesungguhnya..menatap ke dinding lebih aneh lagi, tak bisa ditebak apa yang ada dibalik dinding itu..aku bukan cenayang. Pagi ini 25 Februari..aku baru ingat kalo februari kali ini jatuhnya hanya sampai 28 hari saja..2015 bukan tahun kabisat.. itu artinya bulan baru akan muncul..oh waktu begitu cepat melewatiku..berapa lama lagi ya aku masih bisa berada di kota ini?

Aku mengungkap sebuah rahasia tua.. ternyata lamaaa sekali di suatu masa entah kapan, dulu aku pernah menuliskan pada sebuah media tulis “suatu saat akan belajar dikampusnya si Slamet alias Dono dan ingin tinggal di Jogja”. ternyata Allah kabulkan sesuai yang diminta..keberadaan disini bukanlah sebuah kebetulan semata.. menemukan beberapa hal yang pernah ditulisi itu seperti menemukan kitab kuno bermantra, haha. menilik ke belakang, ternyata banyak yang telah kulewati semuanya adalah persetujuan Allah terhadap apa yang kutulisi..tapi tidak untuk yang satu hal pernah kutulis..karena adalah hak Allah untuk menyetujui dan tidak menyetujui jika menurutNYA itu tidak baik untukku..

semangat buat semuanya..untuk pagi kalian yang begitu berharga, semoga Allah sehatkan semuanya, lapangkan rezkinya, jika masih berada dilangit maka akan Allah turunkan, jika rezkinya masih haram maka akan Allah halalkan..jika masih jauh maka akan Allah dekatkan..selamat menebar hikmah dimuka bumi, dan sesekali cobalah untuk menatap langit ^^

sejenak menatap langit

wSemburat Langit yang ku patut-patut dari lantai bumi seakan terlihat marah..ada sorot garang memancar dari punggung awannya..imajinasiku mulai bermain menerka-nerka suasana langit ..ih aku bergidik, jangan-jangan langit akan runtuh pikirku sekenanya..aku mulai heran, kenapa akhir akhir ini aku sering menengadah ke langit untuk menatap langit agak lama.. mungkin karena disana bersemayam sang Pencipta? Wallahualam, bagian yang ini aku tak mau menerka-nerka..hanya dengan melihat ke langit, aku merasa Tuhan terasa dekat untuk ku ajak berdialog lewat doa..”Tuhan, kenapa airmata itu tercipta?” lantas apakah ketika airmata tak terbendung, maka manusia yang menangis itu langsung di anggap sebagai manusia yang belum memiliki rasa sabar dihatinya, begitukah?”

Aku tahuu, itu hanya majas retorika yang tak akan ada jawabnya..tidak mungkin juga Tuhan akan menjawabnya dengan bersuara kan? Tapi kuyakin, semua yang Allah ciptakan tak ada satupun yang sia-sia, bahkan nyamuk nakal saja ada manfaatnya, sebagai makanan cicak. Dan si cicak ditempatku kini udah berevolusi jadi lincah sekarang, suka main ditong sampah buat nyari sisa nasi. Ini sumpah beneran, tilawa (tingkahlakuhewan) nya udah menyimpang level parah..

Baik, kembali ke masalah langit.. pernahkah kau menatap langit lebih lama? Cobalah, cobalah sesekali menatap langit dikala teduh..melihat langit sambil memaknai dan meresapi ciptaan Allah yang satu ini.. mengajak mata sedikit lebih bebas untuk menjangkau batas terjauhnya..yang mungkin selama ini mata telah jemu melihat kehirukpikukan kota dan benda-benda dunia yang terlalu berserak di depannya..atau sejenak berhentilah menghambakan diri pada gadget dan perkakas lainnya…Langit itu salah satu semesta ciptaan Allah ..tidakkah menurutmu itu menakjubkan seolah2 melihat samudera berada diatas kepala ketika menatap langit.. awan-awan cantik yang menghiasi langit apa tidak terlihat seperti salju atau seperti gulali menurutmu? Atau dimalam hari mungkin saja kau akan menemukan taburan kerlip bintang atau malah bulan terang…meski aku sendiri cukup jarang berjumpa kerlip bintang, hanya bertabur lampu-lampu pesawat yang hilirmudik mondar mandir di langit malamku..tapi menatap langit tetap membuat nyaman..imagesCA28SLA4

Semua hanya menurutku..tak ada ketentuan itu adalah teorema..Mari menatap langit ^^